Market Analisa

Market Analisa


Market Analisa

(Fundamental dan Teknikal)

Untuk mendapatkan Gain yang besar dalam setiap Transaksi dibutuhkan Analisa yang baik dan kesabaran untuk menunggu Moment – Moment yang tepat, dalam memprediksi pergerakan harga yang akan terjadi .

Ada dua (2) Analisa yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bertransaksi , yaitu :

Analisa Fundamental dan Analisa teknikal

A. Analisa Fundamental

Kata kunci dari Analisa ini ada pada dua kata, yaitu Demand dan Supply. Pada dasarnya pelaku pasar adalah manusia. Dengan mengukur lebih banyak mereka yang melakukan aksi beli(demand) atau sebaliknya aksi jual (supply), maka kita dapat mengetahui kemana harga akan bergerak. Pendeknya bila Demand bertambah sementara Supply tetap maka seperti layaknya harga akan segera merangkak naik. Demikian juga sebaliknya ketika Supply (penawaran) yang bertambah tetapi Demand tetap maka harga akan mulai turun dikarenakan barang banyak beredar di pasaran. Dua hal inilah yang coba diketahui oleh Analisa Fundamental.

Nah berhubungan dengan semua itu dilakukan oleh para pelaku pasar maka seperti layaknyaPsikologi Massa, hal itupun berlaku dalam dunia Forex. Ketika muncul berita-berita ekonomi misalnya yang melaporkan bahwa mata uang negara cenderung akan melemah maka analisa fundamental bertugas untuk menganalisa berita yang akan akan muncul lalu jikalau berita tersebut muncul bagaimana kaitannya dengan reaksi pasar. Kadangkala dikarenakan pasar juga seringkali digerakkan oleh emosi sesaat, tanpa berita ekonomi apapun seringkali terjadi aksi kenaikan atau penurunan harga mata uang. Biasanya ini disebabkan oleh pergeseran Demand Supply karena adanya pihak-pihak tertentu yang melakukan aksi Pembelian atau Penjualan dalam jumlah besar.

Jenis-Jenis Berita Fundamental

Dalam Analisa Fundamental sarana yang berperan adalah Berita. Sebagian besar Berita Fundamental yang berperan dalam menentukan naik turunnya nilai mata uang adalah Berita Ekonomi. Informasi-informasi seperti tingkat Pengangguran, Index kepercayaan konsumen dan produsen atau berita-berita sejenis lainnya menentukan apakah sebuah mata uang akan menguat atau justru melemah terhadap pasangan mata uang lainnya.

Sebagian besar berita tersebut bermuara pada naik turunnya Inflasi dalam sebuah negara. Dalam keadaan dimana Inflasi mulai berjalan kearah naik maka biasanya Bank Sentral akan menaikkan tingkat suku bunga.

Kenaikan suku bunga dalam sebuah negara biasanya akan diikuti kenaikan sementara (namun besar) pada mata uangnya.

Secara logika hal ini bisa disebabkan karena Sector Perbankan juga turut menaikkan suku bunganya termasuk suku bunga Tabungan dan Deposito. Hal ini memicu semakin banyaknya dana yang dihimpun di bank sehingga uang yang beredar di pasaran akan berkurang. Sesuai hukum Demand Supply ketika Supply Berkurang maka harga barang pun akan Meningkat. Bahkan jikalau bank-bank di Negara yang bersangkutan pun tidak ikut menyesuaikan dengan tingkat suku bunga yang ada Psikologi dan Pandangan para Trader tetaplah demikian. Akibatnya mereka pun segera melakukan aksi Buy yang akan menyebabkan Demand Bertambah. Hal ini menjadi semacam Self-Prophecy (penggenapan terhadap apa yang diyakinkan oleh dirinya sendiri) akan apa yang market percayai.

Dalam Trading Forex, naik turunnya suku bunga merupakan keputusan akhir dimana sebelumnya di awali oleh Data-data Infasi di tingkat Konsumen dan Produsen. Berita-berita ini pun sudah akan lebih dulu mempengaruhi pergerakan mata uang sehingga anda tidak boleh mengganggap hanya berita kenaikan suku bungalah yang penting.

Ada puluhan Berita Fundamental yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar ke depannya. Ada Berita Fundamental yang penting untuk diperhatikan ada juga Berita Fundamental yang tidak perlu sama sekali dikarenakan berbagai Factor.

Dalam hal ini adalah penting untuk memilah-milah Berita Fundamental yang penting dan tidak penting. “menyaring berita fundamental”. ini akan dibahas lebih janjut di Private Class

B. Analisa Teknikal

Analisa Teknikal adalah salah satu Analisa untuk mengevaluasi pergerakan suatu harga. Pergerakan harga yang terjadi pada periode yang lalu menjadi dasar Analisa pergerakan harga di periode yang akan datang. Ada Tiga Prinsip Dasar di dalam mempelajari Analisa Teknikal. Pergerakan harga yang telah terjadi merupakan gambaran kejadian secara keseluruhan. Kejadian yang telah terjadi yang mampu menggerakan pasar tersebut dikarenakan adanya Factor Ekonomi, Fundamental Politik termasuk kejadian-kejadian yang tidak bisa diprediksi sebelumnya.

Analisa Teknikal juga menggambarkan Factor Psikologis Para Pelaku Pasar, sehingga kecenderungan harga yang terbentuk dari factor tersebut dapat dijadikan sebagai acuan untuk memprediksi pergerakan harga di masa yang akan datang. Untuk menggambarkan pergerakan trend harga, pola harga, kita menggunakan Chart sebagai alatnya.

Dalam Bidang Forex, terdapat 3 macam Diagram/Chart yang terkenal, yaitu:

1. Line Chart

Line Chart menampilkan garis yang menghubungkan posisi harga penutupan dari satu periode ke periode berikutnya.

2. Bar Chart

Bar Chart menunjukkan posisi harga penutupan dan harga pembukaan, lengkap dengan high(titik tertinggi) dan low (titik terendah).


Garis Horisontal pendek pada Bar yang mengarah ke kiri menunjukkan harga pembukaan, sedangkan yang mengarah ke kanan menunjukkan harga penutupan. Bagian bawah Bar menunjukkan harga terendah yang pernah muncul pada periode tersebut, sedangkan bagian atas Bar menunjukkan harga tertinggi.

3. Candlestick Chart


Candlestick Chart memiliki fungsi yang sama dengan Bar Chart, namun dengan penampilan yang lebih baik.

Garis vertikal menunjukkan High (titik tertinggi) dan Low (titik terendah). Pada setiap garis vertikal terdapat kotak solid yang menunjukkan jarak antara harga pembukaan dengan harga penutupan.