Risk Management

Risk Management


Risk Management

(Management Modal, Management Resiko, Management Psikologi dan Management system robot)

A. Management Modal

Jika Forex sebuah bisnis, maka money management merupakan factor yang menentukan apakah bisnis yang akan anda jalani adalah bisnis kelas “warung” atau bisnis “professional” yang juga dijalankan oleh seorang professional. Jangan bertrading forex dengan model pemilik warung kelontong, tapi jalankan dengan model sebuah supermarket.

Dan factor penentu hal ini dalam forex adalah apa yang disebut dengan money management ini. Tanpa money management, mungkin anda akan mendapatkan keuntungan dalam jangka pendek, namun tidak dalam jangka panjang. Money management dalam forex kurang lebih adalah sekumpulan rule yang terintegrasi dalam sebuah trading system mengenai bagaimana anda mengontrol keuangan anda selama bertrading. Tentu saja hal ini mutlak anda miliki. Praktisnya, money management menyangkut hal-hal berikut ini.

  1. Initial Margin dan Margin Added (bila ada)
  2. Besar resiko pertransaksi yang tersedia anda tanggung.
  3. Maximum Drawdown.
  4. Risk to Reward Ratio

B. Management Resiko

Sebuah Investasi, apapun Jenisnya pasti memiliki resiko selain juga profit yang diharapkan, Resiko ini berupa kehilangan sebagian atau seluruh dana yang kita investasikan, entah dalam waktu lama atau bahkan juga dalam waktu singkat.

Ada sebuah hukum yang berlaku secara umum dalam dunia investasi ; sebuah investasi yang menjanjikan return besar, maka investasi tersebut memiliki resiko yang sama besarnya dengan return yang dijanjikan. Sebaliknya jika anda mencari investasi dengan resiko kecil, biasanya return yang ditawarkan juga kecil.

Hal ini perlu dipahami mengingat tidak semua orang memiliki profil investasi yang sama. Ada orang-orang yang bertipe Risk Lover dengan alasan return yang dijanjikan juga besar. Sebaliknya, ada juga yang lebih mengutamakan keamanan dananya dan mencari investasi dengan resiko seminimal mungkin dengan konsekuensi return yang dihasilkan juga kecil. Orang-orang seperti ini biasa disebut Risk Averter. Tidak ada yang lebih baik satu sama lainnya. Itu kembali kepada karakter pribadi masing-masing investor.

Beberapa contoh investasi yang memiliki resiko kecil dipasar finansial diantaranya Deposito, Reksadana Terproteksi, Surat Utang Negara, dan Tabungan. yang bersifat High Risk diantaranya adalah Saham dan Produk Bursa Berjangka.

Beberapa Management Resiko tersebut adalah :

  • Stop Loss
  • Stop Profit
  • Switching
  • Locking/Stradle/Hedging
  • Averaging (modal yang besar)
  • Cross Hedging

C. Management Psikologi

Sebagian besar mereka yang bertrading mengalami kendala bukan bagaimana mereka memprediksi pergerakan harga tapi bagaimana mereka mengendalikan diri mereka sendiri. Psikologi dalam bertrading forex adalah bagian tersulit dalam bertrading.

Tanyakan pada mereka yang telah memulai Real Trading, entahkah para pemain baru atau pemain lama, “Bagian apakah yang tersulit dalam bertrading?” kemungkinan sebagian besar jawaban yang anda terima adalah bagaimana menaklukkan diri mereka sendiri ketika bertrading. Bagaimanapun trading merupakan melibatkan manusia dan setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Tiap-tiap dari antara kita memiliki sifat Serakah, Takut, Ragu-ragu, dan Sisi Emosi yang kesemuanya itu mempengaruhi Pola Trading kita. Seorang Trader yang Professional haruslah memiliki kemampuan untuk Memanage Mental serta Emosi mereka demi kepentingan tradingnya. Mereka yang gagal di sini tidak akan dapat bertahan cukup lama dalam Investasi Forex.

Dan kabar buruknya ini bukanlah perkara mudah.

Ada yang cukup melakukan simulasi dalam pikiran mereka lalu mereka mampu menjaga pikiran dan emosi mereka tetap sehat dalam bertrading. Ada juga yang membutuhkan waktu beberapa bulan hingga beberapa tahun untuk dapat Memanage Mental mereka. Lainnya bahkan ada yang tidak bisa melewatinya sama sekali (untuk yang dapat melewatinya, mohon maaf mungkin forex bukan investasi yang tepat bagi anda. Carilah investasi lain yang lebih low risk).

  • Serakah
  • Balas Dendam
  • Ragu-ragu/Takut
  • Feeling Strategi

D. Management Sistem Robot
(Automaic Trading System)

A. Trading Manual

Bila anda mentransaksikan sendiri dana anda, gunakalah System Trading berbasis Analisa Teknikal dan Fundamental dan uji cobalah dulu System tersebut minimal 6 bulan. Sistem Trading yang baik diperlukan karena berpengaruh terhadap hasil jangka panjang. Uji coba sangat penting dan waktu 6 bulan adalah cukup bisa menjadi langkah awal anda sukses di bisnis ini.

Pendapat bahwa semakin besar nilai investasi akan semakin aman adalah KURANG TEPAT, tetapi mengukur dan menetapkan batas kerugian adalah langkah yang paling bijaksana. Dan tidak kalah pentingnya adalah aktifitas bisnis atau perkerjaan utama anda tidak boleh terganggu dengan trading yang akan dijalankan.

B. Sistem Robot (‘automatic trading system’)

Salah satu faktor penyebab kerugian pada Trading Manual adalah keterlibatan EMOSI yang sangat Dominan sehingga ‘automatic trading system’ merupakan salah satu jalan keluar yang tepat (ada tipe orang yang begitu terima robot, tidak mau tahu dan tidak ingin tahu gimana robotnya itu berkerja, langsung pasang saja dan berharap besok namanya nongol di Forbes)

Apabila anda memilih System Robot yang berkerja dengan baik di Market Sideways (bolak-balik/datar) pastikan bahwa System Robot tidak masuk pada Market Trading. Begitu sebaliknya apabila anda memilih System Robot yang bekerja baik di Market Trading, pastikan System Robot tidak masuk pada Market Sideways.

Sistem Robot dikata baik apabila telah di uji cobakan minimal satu tahun dan telah dijalankan dengan Account Real minimal 6 bulan dan mampu bertahan dengan profit yang stabil dan pada saat equity turun masih dalam batas kerugian yang anda tetapkan. Bila baru dijalankan dalam waktu yang singkat itu akan lebih beresiko buat investasi anda.

Meskipun System Robot tidak dapat membaca berita tetapi pilihlah System Robot yang mampu Merespon Berita. Sistem Robot yang baik selalu menggunakan fasilitas Stop Loss, Pending Oder, Traling Stop dan fasilitas lainnya. Trading dengan menggunakan System Robot tetap harus menggunakan staf ahli (teknisi) yang memastikan bahwa System selalu berjalan sesuai dengan aturan yang telah dibuat.

 

 

Penting :

Perlu HATI-HATI dengan tawaran ROBOT TRADING yang harganya jutaaan rupiah, bukan berarti tidak boleh, namun perlu diingat, bahwa pelaku pasar uang adalah MANUSIA juga, Disana terjadi Supply dan Demand ( tawar menawar antara penjual dan pembeli ), Sehingga belum ada satu ROBOT FOREX pun yang mampu menganalisa pergerakan harga 100 % akurat.

ROBOT FOREX yang sesungguhnya adalah diri anda sendiri, tidak ada yang mampu mengalahkannya. Jika anda telah mempelajari buku tersebut, kami punya harapan besar, anda akan menjadi TRADER HANDAL, bahkan seperti PETINJU yang jauh lebih hebat dari pelatihnya.

Ingat sekali lagi, Yang menjadi pesaing di Bisnis ini adalah diri anda sendiri, anda harus mampu mengalahkan egoism dalam diri, sifat serakah/tamak, takut, ragu2, balas dendam

Tentu anda berhubungan dengan pasar uang dunia, itulah mengapa saya menyebut bisnis ini adalah bisnis sampai akhir jaman. Tidaklah berlebihan kiranya jika saya menyebutnya demikian karena selagi masih ada mata uang yang beredar di dunia ini, kita masih dapat menjalankan bisnis ini.