Analisa Fundamental

Analisa Fundamental


Analisa Fundamental

ANDA mungkin sering mendengar kata “analisis fundamental” dalam Trading Forex. Ya itu adalah sebuah strategi trading forex yang menekankan berita-berita ekonomi dunia sebagai faktor utama untuk melakukan transaksi baik jual maupun beli.

Tentu ada banyak hal dalam konteks Analisa Fundamental ini. Tidak semua akan kita bahasa. Sebagai permulaan, setidaknya dalam mempelajari analisis fundamental anda diharapkan mengenal kategori berita-berita apa saja yang mempengaruhi nilai mata uang sebuah negara, yakni negara di mana mata uangnya ditradingkan.

  • USD adalah mata uang negara Amerika
  • AUD adalah mata uang negara Australia
  • EUR adalah mata uang negara Uni Eropa
  • GBP adalah mata uang negara Inggris
  • CAD adalah mata uang negara Kanada
  • JPY adalah mata uang negara Jepang
  • CHF adalah mata uang negara Swiss
  • NZD adalah mata uang negara Selandia Baru

Mata uang itu akan saling berpasangan sebagaimana bisa anda lihat dalam pair-pair yang ada dalam software forex trading Anda.

Faktor lainnya Anda juga harus mengetahui kapan berita itu muncul. Dalam hal ini anda bisa mengakses web-web yang menyediakan berita secara real time, seperti yang paling kondang adalam forexfactory.com

Setidaknya ada tiga Indikator fundamental yang berperan sangat penting dalam mempengaruhi pergerakan harga dalam pasar forex, yaitu:

Journal of Commerce (JoC)

Yang dimaksud di atas adalah Index JoC yang mencakup 18 index perindustrian bahan baku (material) yang mensuplai atau mendukung proses dan tahapan awal dari industri manufaktur, pembangunan dan produksi energi. Index ini lebih sensitif dibanding dengan index yang ain, karena indeks ini mengindikasikan perubahan tingkat inflasi mempengaruhi index lainnya.

Merchandise Trade Balance atau Neraca Perdagangan

Merchandise Trade Balance adalah salah satu indikator yang penting dalam indikator ekonomi. Nilai dari indikator ini dapat memicu perubahan jangka panjang dalam kebijakan moneter dan kebijakan luar negeri. Trade Balance menunjukkan selisih bersih antara ekspor dan impor dalam suatu ekonomi negara tertentu. Terdapat enam kategori data :

  • Food
  • Raw materials and industrial supplies
  • Consumer goods
  • Automobiles
  • Capital Goods
  • Other Merchandise

Employment Indicators atau Indikator Ketenagakerjaan

Indikator Ketenagakerjaan merupakan indikator ekonomi yang mempunyai arti penting dalam beberapa aspek. Tingkat ketenagakerjaan jelas menjadi patokan dalam mengukur seberapa sehat kondisi perekonomian sebuah negara.

Saat penurunan kondisi ekonomi yang mengharuskan pemutusan hubungan kerja terjadi, dibutuhkan waktu yang cukup panjang untuk secara psikis membangkitkan kembali kepercayaan diri pada tingkat manajerial, sebelum menambah jumlah pekerja. Pengumuman tingkat ketenagakerjaan secara umum memiliki arti penting dalam pasar finansial, khususnya bagi forex. Data yang disuguhkan akan benar-benar berpengaruh pada saat transisi dari penurunan hingga pemulihan kembali keadaan ekonomi.

Jadi pada intinya analisis fundamental adalah dasar untuk menganalisis ekonomi secara makro. Dengan mengetahui hal fundamental, kita akan memiliki gambaran kasar tentang kondisi perekonomian negara bersangkutan.

Jadi bila anda tyrader orex tentunya harus akrab dengan data-data seperti pendapatan per kapita, tingkat pertumbuhan, tingkat pengangguran, tingkat suku bunga, kenaikan harga barang (inflasi), neraca pembayaran atau balance of payment dan pengharapan atau rumor. Istilah-istilah berikut ini juga harus dipahami dengan betul:

  • GNP atau Gross National Product adalah untuk mengukur kinerja ekonomi secara keseluruhan.
  • GDP atau Gross Domestic Product adalah untuk jumlah keseluruhan barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu negara, baik oleh perusahaan negara bersangkutan atau asing.
  • Consumption spending atau consumer confidence adalah untuk mengukur tingkat belanja konsumen. Untuk mengetahui apakah konsumen cenderung belanja atau menabung.
  • Investment spending adalah terdiri dari investasi benda tak bergerak dan inventori.
  • Government spending adalah indikator yang mempengaruhi pertumbuhan negara bersangkutan.
  • Net trade merupakan komponen utama dari GNP.
  • Industrial Production terdiri dari total output dari pabrik negara, fasilitas dan pertambangan.
  • Capacity utilization adalah untuk menunjukkan level maksimum output pabrik pada kondisi normal.
  • Factory orders adalah untuk menunjukkan total pesanan barang habis pakai dan tidak habis paka. Ini juga bukanlah indikator yang penting.
  • Durable goods orders terdiri dari empat kategori utama, yaitu logam dasar, mesin, mesin listrik, dan transportasi. Ini penting dalam kaitannya dengan consumer confidence.
  • Business inventories adalah terdiri atas barang-barang produksi yang disimpan untuk masa depan.
  • Construction data merupakan kelompok data yang paling penting dalam perhitungan GDP US. Indikator ini terdiri atas tiga kelompok utama, yaitu: perumahan yang baru mulai dan diizinkan, tingkat penjualan rumah baru dan yang telah ada, serta pembelanjaan untuk konstruksi.
  • PPI atau Producer Price Index adalah indikator ini merupakan indikator untuk menunjukkan inflasi. PPI terdiri atas sektor manufaktur, pertambangan dan pertanian.
  • CPI atau Consumer Price Index adalah untuk mencerminkan perubahan rata-rata dalam harga retail untuk sekumpulan barang dan jasa. Indikator ini terdiri dari harga sampel untuk makanan, perumahan, pakaian, bahan bakar, transportasi, dan perawatan kesehatan.
  • Merchandise trade balance adalah salah satu indikator ekonomi yang terpenting. Indikator ini dapat menimbulkan akibat jangka panjang dalam kebijakan moneter dan luar negeri.
  • Consumer spending indicators, yakni manufacturing dan non farm payrolls (NFP), serta unemployment rate.
  • ECI atau Employment Cost Index adalah untuk mengukur gaji dan inflasi.
  • Retail Sales adalah untuk mencerminkan kekuatan permintaan konsumen dan juga tingkat kepercayaan konsumen.
  • Personal Income adalah untuk mencerminkan tingkat pendapatan individual, institusi non-profit.

Terakhir penting dalam belajar analisis fundamental ini adalah pasangan mata uang apa yang Anda tradingkan. Misal bertrading dengan GBP/USD maka Anda harus mengetahui berita penting apa saja untuk GBP untuk Inggris dan USD untuk Amerika. Dan begitu seterusnya.

SALAH satu kualitas yang paling penting dari seorang trader adalah kualitas dan kekuatan ego. Kepercayaan diri bahwa dirinya bersalah dan tidak mencintai apa yang pernah ia perbuat. Jadi, dia memang memprediksi tapi tidak meyakini. Itu salah satu yang pernah disampaikan Helmut Weymar, Anda setuju?

TRADER yang sukses harus melawan dua insting yang terletak di dalam. Dia harus berada dalam apa yang sering kita sebut sebagai impuls alami. Jadi, meskipun berharap, dia tetap harus takut.

Sebaliknya, meskipun berharap, dia harus takut juga. Dia harus takut bila-bila kerugiannya akan berkembang menjadi sangat besar, tapi dia juga harus berharap bahwa keuntungannya akan lebih banyak berlipat-lipat. Ya itu adalah yang disampaikan oleh Edwin Lefevre

DENGAN memakai signal, indikator dan alat apapun, tujuan paling penting dari trading Valas adalah untuk mencari keuntungan. betapapun Anda telah mempelajari ribuan buku forex, software dan indikator apapun untuk memrediksi pergerakan harga forex, tak bisa dimungkiri bahwa tujuan trading adalah untuk mencari keuntungan. Lalu apakah dengan segala tenik yang rumit dan sangat sulit itu menjamin sebuah trading bisa menghasilkan keuntungan yang memuaskan?

Tidak juga. Saya sendiri merekomendasikan untuk memakai prinsip, “simple is better.” Memakai sistem trading yang sederhana yang bisa mengantarkan kita menuju profit sesungguhnya. Salah satunya adalah dengan terus belajar untuk menemukan style trading kita sendiri.

Tak perlu risau dengan omongan orang lain termasuk para pakar yang mengatakan sisem trading kita buruk, tidak sesuai teori, tidak layak dan seterusnya. Yakin saja dengan apa yang Anda tempuh. Bukankah Anda sedang memainkan modal Anda sendiri? Dan kerugian dan keuntungan bukan untuk para komentator atau para pakar tadi?

Memperhatikan apa yang mereka sampaikan memang tidak salah. Tapi meyakini apa yang menjadi keyakinan kita sendiri justru yang harus dikedepankan.

Saya sendiri dalam bertrading tetap dengan sesuatu yang simple : Harga, Volume, Moving Average dan Beberapa Time Frame. Tidak banyak menggunakan indikator dan software yang rumit karena trading lebih banyak dikendalikan oleh manajemen modal yang ada.

FOREX NEWS TRADING/ Trading dengan berita forex

Di dalam bertrading, khususnya Trading Forex atau Mata Uang ini (Valas) terdapat beberapa teknik trading yang populer, seperti Hedging / locking, Scalping, Elliot Wave, Averaging, Martingale, Trading Balance, Carry Trade, Technical Analysis, Fundamental Analysis dan sebagainya.

Kami tidak membahas satu persatu teknik trading tersebut, tetapi kami hanya membahas suatu teknik trading yang telah kami terapkan secara pribadi selama beberapa tahun ini dan terbukti berhasil dengan baik, teknik itu adalah suatu Teknik Fundamental Analysis dengan memanfaatkan pembacaan suatu Berita Forex di Kalender Ekonomi.

Kami suka dengan teknik fundamental ini, mengingat sebagian besar pergerakan di pasar forex adalah digerakkan oleh pengaruh Berita, dan BUKAN oleh suatu analisa teknikal. Anda boleh mengamati efek dari suatu berita terhadap pergerakan di pasar.

Bagaimana cara dalam penerapan teknik Fundamental ini ?

Sebelum menerapkan cara ini, maka anda harus mempunyai dasar yang kuat dahulu di Forex, pelajari panduan-panduan forex dasarnya dahulu dan rumus perhitungannya. Setelah itu ikuti urutan langkah yang Cukup mudah dibawah ini, yaitu: (Harus Urut !)

  1. Pilih broker yang tepat, dan kredibel. Karena teknik ini memerlukan broker yang berkualitas dan aman. Karena pergerakan berita adalah sangat cepat dan dinamis, jadi memerlukan broker yang bagus.
  2. Bukalah web forex yang terdapat kalender ekonomi internasional, biasanya kami pribadi menggunakan perbandingan info dari 3 situs ini : Beritaforex.com ,forexfactory.com/calendar.php dan dailyfx.com/calendar.
  3. Lihat tanggal hari ini dari masing-masing kalender ekonomi tersebut, dan cocokkan. (Jam Waktunya juga jangan salah! default jam mereka adalah jam Waktu New York di Amerika Serikat, yang dimana berbeda sekitar 11-12 jam lebih lambat dari jam WIB atau GMT+7 di Indonesia). Jika anda salah membaca jam, maka hal ini bisa berakibat fatal, karena jadwal jam trading anda bisa salah semua pembacaannya.
  4. Lihat di berita yang ingin anda tradekan mata uangnya, Contoh: berita UK (united kingdom) adalah untuk mata uang GBP (GBP/USD), ataupun berita Amerika/US untuk semua pair yang berhubungan dengan USD (GBP/USD, EUR/USD, USD/JPY, USD/CHF, dll). Sebaiknya hindari trade dengan mata uang Cross Rate dalam penerapan teknik ini.
  5. Pilih berita yang High Impact saja , yang ditandai dengan warna Merah ataupun yang Bertanda Seru 3x , sesuai dengan mata uang yang ingin anda tradekan tersebut. PERHATIAN ! di ketiga situs web tersebut harus conform High Impact semua ya (warna merah atau tanda seru 3x), kalau tidak, maka jangan trade di jam berita tersebut.
  6. Cocokkan berita High Impact dari ketiga kalender ekonomi tersebut, apakah memiliki nilai Forecast yang sama atau tidak. Bila nilai forecastnya berbeda, dalam artian saling bertolak belakang, maka hindari trade di berita itu. Tetapi bila nilai forecastnya sama atau kurang lebih (direksi perkiraannya sama) maka boleh memilih di berita itu.
  7. Bila di salah satu situs tidak mencantumkan berita tersebut, maka juga jangan trade di saat itu.
  8. Amati kolom Actual, Forecast dan Previousnya (Forecast itu artinya perkiraan hasil berita, Previous itu adalah hasil dari berita tersebut di periode sebelumnya)
  9. Periksa pula, apakah ada berita lain di jam yang sama untuk mata uang tersebut, dan apakah hasil forecastnya saling bertolak belakang atau tidak antara berita yang satu dengan yang lainnya? jika ada, maka jangan trade terlebih dahulu di berita tersebut (di-skip dulu).
  10. Bila semua indikator cek list diatas telah valid semua, maka tunggulah hingga berita tersebut diumumkan di jam tayangnya. (anda boleh memantau berita tersebut melalui layanan TV Kabel seperti di chanel siaran Bloomberg, Reuters, ataupun CNBC)
  11. Setelah berita keluar, maka refreshlah kalender ekonomi tersebut di masing-masing situs untuk memunculkan nilai Actual nya. (jika hasil berita tersebut tidak ada nilai actualnya, maka jangan trade)
  12. Perbandingkan hasil Actual vs Forecast vs Previousnya tersebut. Bila nilai Actualnya KELUAR DARI BATAS ANTARA nilai Forecast dan Previousnya maka boleh dilanjutkan untuk memulai trading di berita tersebut.
  13. Jika hasil actualnya lebih bagus dari forecast dan previousnya (ditandai dengan warna hijau) , maka biasanya nilai mata uang tersebut akan menguat, demikian juga dengan sebaliknya yang melemah. (INGAT pula point no.12 diatas)
  14. Periksa pula apakah ada berita lain (untuk mata uang tersebut) di jam yang sama yang hasil actualnya saling bertolak belakang dengan berita anda tadi? bila ada, maka jangan trade dahulu di jam tersebut, karena pergerakannya berkemungkinan besar akan Zig Zag atau tidak terduga.
  15. Bila sudah Valid semua maka anda boleh trade, TAPI jangan langsung Open Posisi di saat berita diumumkan, tetapi tunggulah beberapa menit kemudian barulah OP. Karena jika anda OP langsung di saat menit berita diumumkan maka seringkali pergerakan pertamanya itu pergerakan yang semu dan menipu, dan selain itu order anda juga pasti akan susah masuk akibat dari faktor market busy ataupun quota demand / supplynya tidak tersedia di market.
  16. Selalu kontrollah Money Management atau Risk Management nya, karena hal ini adalah kunci sukses anda bertrading. (saran kami Risk adalah 3% , atau paling max 5%)
  17. TP dan SL haruslah seimbang, atau TP lebih besar dari SL itu lebih baik. Dan TP/SL sebaiknya diatas 30 pips sampai 100 pips, atau kalau di Broker yang bersistem 5 Digitmaka TP dan SL nya adalah diatas 300 sampai 1000 pips. (risk rewardnya harus sebanding)
  18. Anda boleh juga menambahkan Trailing Stops 20 pips (atau 200 pips untuk Broker 5 Digit) dalam menerapkan teknik ini.
  19. Jangan menggunakan pending order seperti Buy Stop/Sell Stop (atau teknik trapping) dalam menggunakan teknik ini, karena beresiko untuk slippage atau harga meleset.
  20. Bila terjadi requote di saat berita ini , maka itu wajar, asalkan tidak berlebihan.

Sebelum menerapkan teknik ini, kami menyarankan anda untuk HARUS Berlatih dahulu di demo account hingga benar-benar mahir sebelum terjun ke real account. Karena efek berita kalau tidak terbiasa dapat mengakibatkan Shock, mengingat pergerakannya yang seringkali sangat cepat dan tidak terduga.

Jangan gegabah semua berita ditradekan, tetapi tunggulah momentum yang tepat, terutama perhatikan jenis berita kelas I seperti Non Farm Payroll (NFP), CPI, GDP, Retail Sales, Unemployment, Interest Rate (suku bunga) dan semacamnya. Tetapi untuk berita-berita kelas II seperti Consumer Confidence, Home Sales, PPI, PMI, Trade Balance, dan lainnya juga boleh diperhatikan. (DAN HARUS YANG BERTANDA HIGH IMPACT JUGA!)